ENGGANO merupakan salah pulau terluar milik Indonesia, yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Pulau yang terpaut sekira 175 km dari Kota Bengkulu, 123 km dari Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, 133 km dari Kota Bintuhan Kabupaten Kaur ini, masih kental dengan adat istiadatnya.
Bahkan, pulau yang memiliki lima suku asli dan satu suku pendatang ini tetap menjaga dan melestarikan seni budaya tari perang, yang diketahui sudah ada kisaran tahun 1828 silam.
Tari perang sendiri merupakan tarian kebesaran adat masyarakat Enggano, yang dipertunjukkan ketika ada pesta adat pengukuhan serta penyambutan para petinggi/pejabat ke pulau Enggano, yang berada Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.
Dalam tari perang itu, melibatkan penduduk asli Enggano. Baik dari kalangan orangtua, dewasa maupuan remaja serta kalangan kaum pria dan perempuan, yang mana tidak kurang dari 80 orang.