MAKAN adalah salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi untuk terus bertahan hidup. Tapi ternyata proses makan bukan hanya mengisi makanan ke dalam perut. Ada aturan yang dianjurkan, khususnya untuk umat Muslim.
Sebagai panutan, segala aktifitas Nabi Muhammad SAW menjadi contoh dan teladan bagi umatnya. Tidak hanya soal ibadah tapi juga soal aktifitas sehari-hari, seperti makan. Rasulullah mengajarkan beberapa langkah cara menyantap makanan dan semuanya memiliki makna sendiri.
Kaa'b bin Maalik Radiyallahu 'Anhu mengatakan: "Rasulullah SAW menjilat jari tangannya sebanyak tiga kali usai menyantap makanan."
Dilansir dari Rasulallah.info, Senin (22/6/2016) hal ini termasuk sunah, bukan wajib. Menjilat jari tangan sebelum mencucinya kerap dilakukan Rasulullah. Jari yang digunakan untuk menyantap makanan biasanya hanya menggunakan tiga jari yakni ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Namun beberapa sahabat Nabi pernah melihat Nabi menjilat lima jarinya usai makan.
Setiap jari dijilat sebanyak tiga kali hingga terlihat bersih kemudian baru mencucinya dengan air. Beberapa makanan memang bisa disantap hanya menggunakan tiga jari tapi jika ada makanan yang agak sulit disuapkan, maka boleh menggunakan kelima jari.
Tidak ada larangan untuk makan menggunakan lima jari. Tapi melahap makanan menggunakan lima jari membuat seseorang terlihat serakah, belum lagi makanan yang terlalu banyak disuap ke mulut dikhawatirkan akan membuat tersedak.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.