PENGGUNAAN doping untuk meningkatkan performa menjadi hal yang diharamkan dalam sebuah pertandingan olahraga.
Sama seperti di pertandingan Olimpiade, dalam ajang kompetitif Tour de Singkarak melarang keras para peserta dalam pemakaian doping.
"Kemarin sudah diambil 3 orang sampel urinnya, untuk membuktikan apakah mereka menggunakan doping atau tidak. Karena kita tidak mau atlet itu mengambil kesempatan untuk menjadi juara yang curang," ujar Jamaludin Mahmood, Race Director Tour de Singkarak dan Union Cycliste Internationale Comissaire kepada Okezone.
Hal ini disetujui oleh Hendri Karnoza, Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Kementerian Pariwisata. Ia mengatakan bahwa untuk meningkatkan mutu dari Tour de Singkarak ini memang diperlukan tes doping, juga sebagai bentuk dari sportifitas dala pertandingan.
"Panitia Tour de Singkarak bersama Race Director yang kita ambil dari Hong Kong. Jadi selalu dites doping setiap harinya," ujarnya kepada Okezone