Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Kondisi Bergesernya Organ Panggul pada Perempuan

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2016 |07:00 WIB
Mengenal Kondisi Bergesernya Organ Panggul pada Perempuan
Ilustrasi (Foto: Express)
A
A
A

PELVIC prolaps adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak perempuan, tetapi hanya sedikit dari mereka menyadari gejalanya. Karena itu, pada artikel ini kita akan mengenal lebih dalam kondisi pelvic prolaps atau prolaps panggul.

Prolaps terjadi ketika organ panggul, usus, kandung kemih atau rahim, turun atau tonjolan ke dalam atau keluar dari vagina. Hal ini sering terjadi ketika jaringan yang mendukung organ panggul (dinding vagina) melemah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kerusakan ligamen yang menopang organ dan sering timbul saat kehamilan atau persalinan.

Para Obstetri dan Ginekologi Royal College mengatakan, jika struktur pendukung ini melemah, organ panggul dapat bergeser dari posisi alami mereka ke dalam vagina. Ketika itu terjadi, maka dikenal sebagai prolaps organ panggul. Namun, terkadang prolaps cukup sering terjadi di luar vagina.

Prolaps panggul juga dapat disebabkan terlalu banyak tekanan pada otot dasar panggul. Obesitas atau terlalu mengangkat beban berat dan sembelit juga dikatakan dapat menyebabkan prolaps panggul.

Apa saja gejala prolaps panggul?

Para ahli memperingatkan bahwa prolaps panggul bisa terjadi tanpa ada gejala. Namun, beberapa ahli mengatakan, gejala paling umum prolaps panggul adalah sensasi organ yang turun.

"Anda juga mungkin merasakan sakit punggung atau ketidaknyamanan dalam vagina. Gejala-gejala tersebut terasa lebih buruk ketika berdiri atau duduk dalam waktu yang lama," ujar para Obstetri dan Ginekologi Royal College yang dikutip Express, Rabu (3/8/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement