BISKUIT mungkin nikmat dijadikan camilan di kantor. Tapi, di sisi lain, ada sejumlah alasan mengapa biskuit dapat berdampak buruk untuk kesehatan Anda.
Sejumlah alasan ini membuat Anda perlu membatasi konsumsi biskuit setiap hari. Berikut 7 alasan biskuit dapat berdampak buruk untuk kesehatan yang dilansir Boldsky, Senin (18/7/2016).
Terbuat dari tepung halus
Sebagian besar biskuit terbuat dari tepung halus yang tidak mengandung cukup serat. Karena itu, biskuit dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Gula dan kecanduan.
Sebagian besar biskuit mengandung banyak gula. Karena itu, biskuit dapat menambah kalori yang menyebabkan lemak tak diinginkan. Selain itu, gula dapat menyebabkan kecanduan atau ketagihan dalam waktu yang lama.
Lemak
Biskuit mengandung lemak terhidrogenasi. Semua biskuit memang mengandung beberapa jumlah lemak, bahkan pada produk biskuit dengan label bebas lemak.
Alergi gluten dan sembelit
Banyak studi yang menunjukkan bahwa konsumsi biskuit berlebihan dapat menyebabkan alergi gluten. Selain itu, pada beberapa orang, biskuit juga dapat menyebabkan sembelit, karena terbuat dari tepung halus.
Buruk untuk kesehatan gigi
Sama seperti permen atau cokelat, biskuit juga salah satu makanan yang dapat merusak gigi. Karena itu, jangan terlalu sering dan banyak mengonsumsi biskuit untuk menjaga kesehatan gigi.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.