SEDIKITNYA 60 ribu wisatawan baik lokal maupun Internasional mengunjungi lokasi wisata Museum Tsunami di Banda Aceh selama libur lebaran. Kunjungan ini meningkat tajam dibanding saat lebaran Idul Fitri tahun lalu.
Salah seorang pemandu wisata Museum Tsunami Aceh, Zulkhadijah mengatakan, dibanding tahun lalu jumlah pelancong ke museum tsunami kali ini jauh lebih banyak.
“Kita buka sejak hari ke tiga lebaran saat itu sudah 18 ribu pengunjung, kita sangat kewalahan karena jauh berbeda dengan tahun lalu. Kali ini sangat meningkat tajam,” kata Zulkhadijah.
Puncak kunjungan wisatawan ke museum berisi sejarah, jejak dan data tentang tsunami tersebut terjadi pada H+4 lebaran, atau hari kedua dibukanya museum pasca libur lebaran. Angka yang dicatat pihak museum hampir menyantuh angka 20 ribu pengunjung.
Zulkhadijah menambahkan selain wisatawan lokal maupun nasional yang mengunjungi wisata tsunami tersebut, juga terdata puluhan turis mancanegara yang ikut masuk ke museum, seperti dari Malaysia, Inggris, Belgia, Korea dan sejumlah negara lainnya.
“Wisatawan lokal selain dari Aceh juga banyak yang berasal dari Jakarta, Medan, Yogyakarta, Bali, Padang dan daerah lainnya,” ungkapnya.
Umumnya, kata Zulkhadijah pelancong yang memadati museum tsunami tidak hanya berkunjung ke bangunan yang diarsiteki oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil itu, namun juga ke lokasi wisata lainnya, termasuk menuju Pulau Weh, Sabang.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.