Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pantai Indah Lhok Nga Masih Gersang Usai Tsunami

Pasha Ernowo , Jurnalis-Selasa, 17 April 2012 |12:59 WIB
Pantai Indah Lhok Nga Masih Gersang Usai Tsunami
Pantai Lhok Nga (Foto:archive.kaskus)
A
A
A

PANTAI Lhok Nga, Aceh, merupakan salah satu kawasan wisata yang terkena dampak tsunami 2004.  Meski sempat meluluhlantakkan pesona keindahannya, Pantai Lhok Nga.

Tepat 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa terjadi sekira pukul 07.58 WIB. Pusat gempa terletak pada kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa berkekuatan 9,3 skala Richter ini disebut terdahsyat dalam kurun 40 tahun terakhir yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika. Ombak tsunami setinggi 9 meter menewaskan sekira 230.000 penduduk di delapan egara hingga disebut kematian terbesar sepanjang sejarah.

Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatra. Di Banda Aceh, sekitar 50 persen bangunan rusak terkena tsunami. Tetapi, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai barat Aceh dan Sumatra Utara.

Salah satu wilayah yang paling parah terkena bencana tsunami adalah Pantai Lhok Nga. Pantai ini jaraknya hanya 20 km dari Kota Banda Aceh, tepatnya di kawasan PT. Semen Andalas Indonesia. Saat tsunami, tempat ini sempat porak-poranda. Bahkan setelah direnovasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh, Pantai Lhok Nga belum mampu kembali seperti semula. Jika kita ke lokasi, hanya didapati kondisi gersang dan tandus bagaikan tak terurus.

Padahal, kawasan pantai ini sebelumnya cukup memberikan nuansa wisata pantai yang alami. Banyak pohon rindang, terutama pohon kelapa, tumbuh berjejer dan rimbun memberikan kesejukan juga pohon cemara atau aron. Pantai pasir putih dengan sedikit bebatuan yang memantulkan warna biru laut seolah-olah sebuah akuarium karena menampakkan ikan berwarna-warni.

Deretan penjaja makanan dan minuman di bawah pohon serta gunung yang hijau bersebelahan dengan laut, cukup melengkapi sebagai obyek wisata pantai yang alami. Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, setiap harinya mengunjungi atau sebagian orang singgah untuk istirahat sebentar untuk melanjutkan perjalanan ke pantai barat-selatan.

Untuk dapat mengunjungi Pantai Lhok Nga, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur Banda Aceh ke Calang. Apabila dari banda Aceh, jaraknya sekira 22 kilometer dan dapat ditempuh selama 25 menit saja. Ada juga angkutan umum, namanya labi-labi, yang memakan waktu kurang lebih 45 menit dari Banda Aceh bila akan menuju Pantai Lhok Nga.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement