Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tradisi Bikin Dodol Betawi untuk Lebaran & Niat Jaga Silaturahmi

Santi Andriani , Jurnalis-Selasa, 05 Juli 2016 |12:43 WIB
Tradisi <i>Bikin</i> Dodol Betawi untuk Lebaran & Niat Jaga Silaturahmi
Tradisi membuat dodol betawi jelang Lebaran (Foto: Santi/Okezone)
A
A
A

Tahap terakhir adalah memasukkan adonan dodol dikit demi sedikit hingga baskom terakhir. Sambil dimasukkan, adonan harus terus diaduk agar tidak cepat menggumpal. Pada bagian ini pengadukan tidak boleh berhenti. Tenaga yang besar semakin dibutuhkan karena adonan akan menjadi berat. Hingga adonan berubah warna menjadi coklat gelap. Agar dodol tidak lengket sehingga mudah diaduk dan dibolak-balik, maka akan sering diberi minyak kelapa.

Jika sudah set namun tetap lembut dan berminyak, maka artinya dodol sudah matang. Dodol kemudian dicetak dalam wadah persegi atau bulat dan ditunggu hingga dingin. Setidaknya dibutuhkan waktu sekira enam jam untuk membuat dodol betawi hingga matang.

Pak Marsim menuturkan, awalnya sang istri tidak berkeinginan untuk membuat dodol pada Lebaran tahun ini. Tapi keinginan kuat Pak Marsim untuk menyuguhkan kuliner khas Betawi saat Lebaran, akhirnya meluluhkan sang istri, yang kerap dipanggil Nyai As, untuk belanja bahan-bahan dodol.

Lebih dari itu, Pak Marsim menyebut proses membuat dodol membuatnya melihat pemandangan yang indah akan rasa kebersamaan dan memperkuat tali silahturahmi antar keluarga dan tetangga.

"Semangatnya neng, pada datang, ngumpul, gotong royong, kerjain bareng-bareng, tali silahturahmi juga kejaga. Kalau enggak begini, jarang pada ngumpulnya," tukas Pak Marsim kepada Okezone.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement