SETIAP diajak pergi ke restoran cepat saji, anak-anak pasti langsung semangat makan. Padahal hal ini tidak disarankan karena membahayakan dirinya.
Saat bincang santai dengan media bertema 'Eat The Rainbow', Ahli Gizi Jansen Ongko mengungkap alasan mengapa anak-anak ketagihan junk food. Yuk, simak penjelasannya!
"Rasa yang ada di dalam junk food mengandung zat adiktif. Apalagi anak-anak yang punya indera perasa baru tumbuh," ujarnya di Kantor Pusat Samsung Indonesia, Gedung TCC Batavia Tower, kawasan Karet, Jakarta, Senin 27Juni 2016.
Sekali anak-anak konsumsi junk food, pastia mereka akan ketagihan. Makanya kalau ibu masak menu sesuai gizi seimbang mereka tidak akan makan.
"Karena junk food juga ditambah penyedap rasa, pemanis, pewarna sehingga sulit ditolak lidah anak-anak. Makanya, anak-anak jangan dibawa ke resto cepat saji. Mereka akan sulit untuk berhenti," imbuhnya.
Juga, berkaitan dengan psikologis, anak-anak suka bermain di restoran junk food. Momen seperti ini juga membuat mereka suka berkunjung ke restoran siap saji.
"Sekarang banyak resto fast food punya fasilitas tempat bermain yang playfull. Ini membuat mereka ketergantungan," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.