Normalnya, memang tidak ada udara di dalam vagina. Tapi dengan posisi berhubungan intim tertentu maka udara terjebak dalam lubang vagina, yang ketika ada penetrasi penis ke dalam vagina udara itu akan tertekan dan mendesak sehingga dipaksa keluar.
Hal ini biasanya terjadi pada wanita dengan frekuensi intim yang tinggi atau wanita yang sudah mempunayi anak, sehingga lubang vagina mempunyai ukuran yang lebih besar yang memungkinkan udara masuk lebih besar. Begitu juga dengan semakin seringnya mengubah posisi berhubungan intim, maka suara tersebut akan semakin sering pula didengar.
Jika suara tersebut cukup mengganggu kegiatan intim Anda, bisa diatasi dengan mencermati posisi seperti apa yang lebih sering menimbulkan suara tersebut. Ganti posisi hubungan intim Anda dengan posisi lain yang tidak menyebabkan udara lebih mudah masuk ke dalam vagina.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com.
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.