Orang dengan kondisi kesehatan lain jauh lebih mungkin untuk mengalami gejala semacam itu, kata studi tersebut. Satu dalam 10 orang dewasa, misalnya, penyakit jantung dan pembuluh darah dan hidup di negara barat terpengaruh oleh gangguan cemas umum, dan perempuan memperlihatkan angka lebih tinggi dibandingkan dengna lelaki.
“Gangguan cemas dapat membuat hidup jadi sangat sulit buat sebagian orang dan penting buat layanan kesehatan kami untuk memahami seberapa umum masalah itu dan kelompok orang manay yang menghadapi risiko paling besar,” kata Olivia Remes dari University of Cambridge, salah seorang penulis studi tersebut.
Namun, ulasan itu juga memperlihatkan data mengenai sebagian penduduk kurang atau kualitasnya buruk. “Walaupun banyak kelompok telah meneliti topik penting ini, jurang pemisah besar dalam penelitian masih terbuka,” kata Loiuse Lafortune, asisten peneliti senior di Cambridge Institute of Public Health.
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.