Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bubur Pedas Kesultanan Deli Diserbu Warga saat Berbuka

Agregasi Waspada Online , Jurnalis-Selasa, 07 Juni 2016 |10:41 WIB
Bubur Pedas Kesultanan Deli Diserbu Warga saat Berbuka
Proses pembuatan bubur pedas kota Medan (foto: waspada)
A
A
A

MEDAN - Awal Ramadhan bubur pedas khas Kesultanan Deli di Masjid Raya diserbu masyarakat Kota Medan, Senin (6/6/2016) sore.

Sejumlah masyarakat berbondong-bondong membawa rantang masing-masing untuk mendapatkan bubur yang hanya ada di bulan Ramadhan ini, dimana sejak pukul 14.00 WIB pengurus Kenaziran Masjid Raya Al Mashun (Masjid Raya) di Jalan Sisingamangaraja sudah mulai dimasak.

Bubur tersebut akan dibagikan untuk pengunjung masjid saat berbuka. Aroma yang mengundang, membuat pengunjung sudah berdatangan untuk melihat proses memasak dan jika Anda berkunjung ke Medan saat Ramadhan, tidak salah untuk melihat dan mencicipi makanan khas Kesultanan Deli saat buka puasa.

H.Zulkifli salah seorang Pengurus Kenaziran Masjid Raya Al Mashun, mengatakan bubur pedas merupakan ciri khas santapan berbuka puasa untuk pengunjung masjid. Bubur ini dulunya merupakan makanan berbuka keluarga Sultan, sejak masa Kesultanan Deli pertama tahun 1909 yang dipimpin Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alam Syah hingga sekarang.

“Kita sejak pukul 14.00 WIB sudah mulai mengolah dan memasaknya, satu hari kita masak 17 Kg beras, 10 Kg daging, 10 Kg kentang dan wartel setiap harinya dan walaupun disebut bubur pedas, rasanya tidaklah pedas sama sekali,” tuturnya kepada Waspada Online.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement