TOUR DE FLORES 2016 telah usai. Perjalanan selama kompetisi menjadi memori tak terlupakan bagi pebalap sepeda.
Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata, Raseno Arya, mengatakan dirinya yakin para pebalap akan kembali ke Flores dan menikmati keindahan Flores suatu saat mendatang.
“Pebalap tentu dia akan kagum juga. Suatu saat dia akan bawa keluarganya ke sini. Karena saat membalap itu kan cepat, dia tidak bisa lagi lihat alam atau budaya yang mungkin dia bisa fotoin atau apa,” ujar Raseno Arya kepada Okezone di Labuan Bajo baru-baru ini.
Lebih lanjut, Raseno Arya mengatakan bahwa keindahan alam Flores memiliki pesona sendiri. Jika dibandingkan dengan Tour de Singkarak di Sumatera Barat, alam Flores tidak kalah menarik untuk dinikmati.
“Kalau teknisnya rata-rata sama. Tapi masing-masing daerah punya obyek wisata yang berbeda, makanan yang beda juga,” lanjutnya.
Tetapi, Raseno mengakui ada kesamaan jenis wisata alam yang dapat ditemui di Sumatera Barat dan Flores, yakni keberadaan danau yang memiliki pesona masing-masing.
“Jadi bedanya di Tour de Singkarak ada Danau Atas dan Danau Bawah. Di sini ada juga Danau Kelimutu. Tapi di samping itu juga, sebenarnya di setiap daerah punya keunggulan masing-masing,” tandasnya.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.