“Ketika wisata ingin berkembang, tentunya perlu fasilitas pendukung, entah itu kuliner, fasilitas penginapan dan sebagainya,” ujarnya.
Meski baru tahap penataan, lokasi tersebut sudah sering didatangi pengunjung. Biasanya pengunjung yang sebagian dari kalangan remaja berdatangan pada hari libur.
“Mereka hanya dikenakan uang parkir. Sebab kendaraan tidak dapat masuk dan harus ditinggal di pos masuk. Selama ini dari Karangtaruna yang berperan mengelola parkir itu,” kata salah satu warga, Kiki Susanto. (fds)
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.