Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalbar Gelar Pesta Budaya Suku Dayak

Dina Prihatini , Jurnalis-Jum'at, 20 Mei 2016 |19:39 WIB
Kalbar Gelar Pesta Budaya Suku Dayak
Kalbar gelar pesta budaya Suku Dayak (Foto: Dina Prihatini)
A
A
A

KALIMANTAN tak pernah habis akan festival budaya, kali ini giliran Gawai Dayak dilaksanakan oleh Majelis Adat Dayak Kalbar.

Meski wajah memerah akibat suhu di Pontianak yang sangat panas saat itu, namun tak menghentikan wanita penyuka tato ini untuk terus mengikuti pembukaan pekan dayak yang merupakan acara tahunan di Kalbar.

"Rasa persaudaraan mereka dan sikap menjaga tradisi yang membuat saya bangga," ungkap Karen, Wisatawan asal London kepada Okezone di Rumah Radank Pontianak, saat Pagelaran Gawai Dayak, Jumat (20/05/2016).

Karen, bersuamikan pria Dayak di Serawak ini mengaku delapan tahun tinggal di Serawak, namun tak pernah melihat masyarakat Dayak di Serawak gelar acara serupa.

"Saya bersama 170 orang dari Serawak, sengaja datang ke Pontianak untuk melihat Gawai Dayak," katanya.

Menurutnya ia dan seluruh masyarakat Dayak di Serawak sangat mengagumi Gawai Dayak karena masyarakat Dayak di Kalbar, dianggapnya sangat menjaga budaya yang ada.

"Ini pertama kalinya saya dan Peter Jhon suami saya dari Serawak datang ke Pontianak untuk belajar dan menjaga budaya seperti di Kalbar ini," katanya.

Apai Keling asal Miri, menjelaskan bahwa mereka datang atas undangan dengan tema pertukaran budaya. "Suku dayak di Serawak hanya ada 42 etnik dengan rata-rata 46 persen saja di Serawak," tuturnya.

Ia menganggap masyarakat Dayak di Kalimantan khususnya sangat membanggakan karena dapat bersama-sama mengadakan acara sebesar ini.

"Disana dia punya politik tidak cenderung dengan budaya tetapi kemodernan, sebab tidak ada baju seperti disini yang banyak dimiliki oleh masyarakat Dayak Kalimantan," katanya lagi.

Dirinya mengaku Suku Dayak di Serawak hampir pupus karena itu mereka belajar dan datang ke Kalbar.

"Disana banyak sekali hal yang tidak ada seperti disini sehingga kami sangat senang datang kesini," urainya.

Gubernur Kalbar, Cornelis mengatakan masyarakat Dayak harus satu padu agar budaya yang ada tidak hilang. "Masyarakat Dayak harus dapat bersatu dan tetap menjaga budaya agar tidak hilang," pungkasnya.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement