Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Kakek 73 Tahun Sembuh dari Kanker Lambung

Agregasi Solopos , Jurnalis-Jum'at, 01 April 2016 |11:32 WIB
Kisah Kakek 73 Tahun Sembuh dari Kanker Lambung
Lim Hock Kee, kakek 73 tahun penderita kanker lambung (foto: parkwaycancer.com)
A
A
A

Diagnosa tersebut membuat Mr Lim takut. Dia ingat ada beberapa kenalannya yang juga pernah mengalami kanker lambung. “Mereka semua akhirnya wafat setelah sebelumnya begitu menderita,” tuturnya bijaksana dalam bahasa Mandarin.

Ia tidak mengalami gejala kanker apapun. Kanker lambung sering kali sulit dideteksi. Kalaupun ada, maka gejala yang muncul pun mirip dengan masalah pencernaan biasa – kembung, gangguan pencernaan dan kehilangan selera makan.

Apabila gejalanya sudah menunjukkan adanya muntah, diare atau terjadinya konstipasi atau bahkan muncul darah pada tinja, hal itu biasa diartikan bahwa kanker perut telah parah.

“Berapa banyak waktu yang masih tersisa untukku?” itulah pertanyaan pertama yang ia tanyakan kepada konsultan senior onkologi medis, Dr Patricia Kho dari parkway Cancer Center. Dr Kho pun tersenyum,”saya punya kabar baik untuk anda,” adalah kata-kata yang sulit dipercaya oleh Mr Lim.

Bagaimana mungkin ada kabar baik ketika kanker telah turut campur, Mr Lim bertanya-tanya. Dan kabar baik yang dimaksud adalah tumornya tidak menyebar. Itu berarti bahwa pengobatan yang akan dia jalani akan lebih mudah, dan peluang pemulihannya lebih besar. Dr Kho merekomendasikan tiga siklus kemoterapi untuk menyusutkan tumor Mr. Lim baru kemudian dilakukan operasi.

Kemoterapi dimulai pada Juni 2011,”Saya merasa sangat lelah setelah sesi itu. Selera makan lenyap dan badan menjadi lesu. Selagi kemoterapi berlangsung, muncul sariawan di tenggorokan dan mulut saya. Dan ini sangat menyulitkan saya untuk makan. Bahkan roti yang lembut pun sulit untuk ditelan.”

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement