Pada saat itu, keripik kentang hanya disajikan di dalam kantong kertas yang ternyata hanya mampu membuat keripik tetap renyah dalam beberapa jam saja. Tapi pada tahun 1926, Laura Scudder, yang keluarganya memiliki sebuah bisnis keripik kentang di Monterey Park, California, memiliki ide untuk membuat kantong kertas bersegel dengan cara mengisi kantong dengan keripik kentang, kemudian menindas bagian atasnya dengan setrika hangat. Kantong kertas bersegel ini tak hanya mampu membuat keripik kentang renyah lebih lama, namun juga mencegah mereka agar tidak hancur.
Barbekyu adalah salah satu rasa pertama yang dijual di AS
Selain garam, keripik kentang tidak dibumbui sampai tahun 1950-an ketika Joe "Spud" Murphy, pemilik sebuah perusahaan chip Irlandia bernama Tayto, mengembangkan teknologi untuk menambahkan bumbu selama proses pembuatan. Dia mengembangkan beberapa rasa seperti Cheese & Onion dan Salt & Vinegar.
Hal ini mendorong produsen lain untuk mencoba memberikan rasa pada keripik kentang mereka. Pada tahun 1958, Herr adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan keripik kentang rasa barbekyu di Pennsylvania. Hingga kini rasa barbekyu masih menjadi rasa yang populer dan diminati oleh setiap orang di seluruh dunia.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.