Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pepaya Mengkal Bagus untuk Produksi ASI

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Jum'at, 11 Maret 2016 |16:40 WIB
Pepaya Mengkal Bagus untuk Produksi ASI
Pepaya mengkal untuk produksi asi (Foto:Boldsky)
A
A
A

SEJUMLAH makanan bisa membantu melancarkan produksi Air Susu Ibu (ASI). Nah, sebaiknya ibu yang sedang menyusui, mengonsumsi sejumlah makanan yang bisa membantu produksi ASI, seperti pepaya muda atau yang masih mengkal.

Dilansir dari Mom365, berikut beberapa pilihan camilan sehat buat ibu menyusui, Jumat (11/3/2016).

Wortel

Contohlah Bugs Bunny Bu! Wortel memiliki kandungan beta karoten yang tinggi dan juga dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Wortel juga merupakan salah satu sumber karbohidrat yang bagus untuk ibu yang tengah menyusui. Menjadikan wortel sebagai camilan, adalah pilihan yang tepat. Kupas dan iris wortel kemudian simpan dalam lemari es dan jadikan camilan di sela-sela waktu senggang.

Kacang-kacangan

Sebagian ibu yang baru melahirkan kadang mengalami stres. Solusinya, tarik nafas dan ambil segenggam kacang dan nikmati sambil menonton televisi. Pilihan jenis kacang seperti kacang mede, almond, macademia adalah beberapa jenis kacang yang baik untuk menghasilkan produksi ASI yang berkualitas. Pilih kacang yang tidak digoreng dan tidak mengandung garam berlebih.

Pepaya muda atau mengkal

Pepaya hijau adalah pepaya muda yang masih memiliki kulit berwarna hijau. Di Asia, pepaya muda ini banyak dijadikan olahan makanan misalnya di Thailand yang dijadikan salad pepaya. Jika tidak suka melahapnya dalam keadaan mentah, cobalah untuk mengolahnya dengan cara ditumis atau dikukus. Pepaya bagus untuk melancarkan sirkulasi ASI.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement