Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Watu Jengger Mulai Dilirik Pendaki Gunung

Tritus Julan , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2016 |07:29 WIB
Watu Jengger Mulai Dilirik Pendaki Gunung
Gunung Watu Jengger mulai dilirik pendaki (Foto: Tritus Julan/Okezone)
A
A
A

INDONESIA memiliki segudang pegunungan indah, pendaki gunung mulai mencari spot terbaru untuk dilalui termasuk pegunungan Watu Jengger.

Hawa sejuk mulai terasa saat memasuki kawasan Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Hamparan bukit dan pemandangan hutan begitu menyejukkan mata. Memang, untuk menuju desa paling ujung di Kecamatan Jatirejo ini, kita harus ekstra sabar. Selain kondisi jalan yang sempit, jalan yang berbatu juga cukup menyulitkan.

Beberapa orang rombongan pecinta alam sore itu hendak melakukan pendakian di pegunungan Watu Jengger yang merupakan gugusan Gunung Anjasmoro. Di kalangan pendaki gunung, kawasan ini memang masih asing. Namun keindahan alamnya menjadi pergunjingan.

Ya, tak banyak yang tahu jika di kawasan ini memiliki potensi wisata alam yang cukup indah. Dan memang, keindahan alam kawasan ini masih tersembunyi.

Di jalur pendakian Nawangan, kita bakal disambut keramahan warga. Hawa sejuk menyelimuti kampung yang hanya dihuni oleh sekitar 50 kepala keluarga ini. Awal menapaki pegunungan Watu Jengger, kita bakal disuguhi pemandangan beragam vegetasi hutan.

Jalur cukup nyaman dilewati. Namun kondisi jalan yang cukup licin mewajibkan kita untuk ekstra hari-hati. Terutama di jalur yang mendekati puncak.

Butuh waktu sekitar dua jam untuk mencapai puncak. Tak cukup tinggi memang, namun perjalanan cukup melelahkan lantaran jalur yang cenderung menanjak. Tenaga juga harus diperas saat menapaki jalur menuju puncak.

Di kiri kanan, kita bakal disuguhi pemandangan jurang yang curam. Di jalur ini, kita juga bakal disuguhi dengan suara gemericik air dari sisi kanan jurang. Pendaki harus esktra waspadai menapaki jalur itu, terutama jika malam hari.

Perjalanan yang melelahkan seketika terbayar saat kaki menginjakkan tanah di puncak. Hamparan gugusan Gunung Anjasmoro lainnya bisa dilihat dengan jelas. Hijaunya hutan dan curamnya tebing di sisi kiri dan kanan puncak cukup menyejukkan mata. Lembaran-lembaran kabut gunung menambah indah pemandangan di titik ini. Di puncak, kita bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Kawasan ini cukup menampung sekitar lima tenda.

Namun, pendaki disarankan tak begitu banyak beraktivitas di puncak karena kondisi lokasi yang diapit jurang. Semak dan tumbuhan perdu bisa saja menjadi kamuflase jika lokasinya cukup berbahaya.

”Pemandangannya indah, dan saya yakin lokasi ini akan menjadi jujugan pecinta alam yang lain. Hanya memang, perlu ada regulasi sehingga kerusakan alam bisa diminimalisir. Karena tidak menutup kemungkinan, banyaknya pendaki bakal menjadi pemicu kerusakan alam,” tutur Trenggono Adhi Wibowo, salah satu peserta rombongan, Sabtu (5/3/2016).

Keindahan Pegunungan Watu Jengger memang mulai dilirik para pecinta alam untuk pendakian. Malam itu, setidaknya ada enam pendaki gunung yang mencoba rute ini. Satu diantaranya merupakan pemuda Desa Rejosari yang memang akhir-akhir ini mulai mempromosikan keindahan Watu Jengger ke kalangan pecinta alam.

”Kami masih mencoba rute. Dan memang lokasinya cukup bagus. Bisa menjadi gunung alternatif untuk pendakian selain Gunung Penanggungan,” kata Angga, salah satu pendaki.

Pendakian di Pegunungan Watu Jengger tak hanya bisa dilakukan melalui jalur Nawangan. Kita juga bisa memulai pendakian dari jalur Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Hanya saja, jalur ini butuh waktu tempuh yang lebih lama, tiga jam lebih. Namun menurut Angga, jalur alternatif ini juga menyuguhkan pemandangan yang tak kalah menarik.

”Watu Jengger sangat mungkin bakal menjadi gunung yang banyak dikunjungi pecinta alam. Banyak view menarik,” ungkap Angga

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement