BERKAITAN dengan penularan virus Zika, seorang ibu hamil mendapat ancaman melahirkan bayi dengan cacat otak. Salah satu kasusnya yaitu mikrosefali.
Dilansir Mayoclinic, Jumat (29/1/2016), mikrosefali adalah kondisi neurologis langka yang dialami oleh bayi. Sehingga, saat mereka lahir di dunia dengan kondisi ukuran kepala yang lebih kecil, daripada bayi lahir normal.
Rupanya, bila tidak karena terpapar virus zika, mikrosefali disebabkan oleh faktor genetik. Akibatnya, selama bayi masih tinggal di dalam rahim, kondisi otak mereka tidak berkembang sebagaimana mestinya.
Dalam jangka panjang, bayi dengan mikrosefali sering memiliki masalah perkembangan. Tapi sayangnya, tidak ada pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan mikrosefali.
Hanya saja, mereka membutuhkan terapi okupasi, terapi bicara dan pengawasan yang suportif untuk mendukung perkembangan, serta meningkatkan kualitas hidupnya.
Untuk menghindarinya, seorang ibu harus rutin melakukan cek kehamilan sejak trimester pertama. Karenanya, risiko mikrosefali sudah dapat dideteksi sejak bayi masih tinggal di dalam rahim.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.