Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riasan Mata Bengkak, Tren Kecantikan Aneh dari Korea

Annisa Amalia Ikhsania , Jurnalis-Kamis, 21 Januari 2016 |14:06 WIB
Riasan Mata Bengkak, Tren Kecantikan Aneh dari Korea
Riasan mata bengkak, tren kecantikan aneh dari Korea (Foto: Dailymail)
A
A
A

SEBAGIAN besar wanita kadang merasa malu dan tidak percaya diri dengan kantung mata. Bahkan, sejumlah cara dilakukan untuk membuat kantung mata hilang.

Namun, kini kantung mata tengah digemari di ranah kecantikan. Pasalnya, di media sosial tengah dihebohkan dengan tren kecantikan aneh yang berasal dari Korea Selatan bernama aegyo sal.

Aeogyo sal diartikan sebagai mata tersenyum, kulit imut, atau lemak yang lucu. Teknik ini membuat bagian bawah mata Anda terlihat sedikit bengkak, sehingga sepintas mirip dengan kantung mata.

Meski berawal di Korea dan Jepang, tetapi wanita Eropa dan Amerika sudah banyak yang mengaplikasikan teknik riasan ini. Bahkan, mereka turut meramaikan dengan mengunggahnya di media sosial.

Bagi Anda yang ingin mencoba, cara mengaplikasikannya pun mudah. Anda dapat mengaplikasikan eyeshadow warna gelap, kemudian tambahkan highlighter dan konturing di area bawah mata untuk membuatnya terlihat bengkak.

Sebuah brand kecantikan pun ada yang menawarkan produk khusus untuk membuat anda terlihat imut saat tersenyum. Produk tersebut diberi nama Cute Eyes Maker.

Ada pula cara ekstrem yang dilakukan untuk memberi efek mata bengkak, yakni menyuntikkan filler pada bagian bawah mata. Dr. Jonquille Chantrey, dokter bedah plastik dan spesialis kulit mengatakan bahwa sudah banyak wanita Inggris yang menginginkan tampilan aegyo sal.

“Saya memiliki jumlah pasien yang berkonsultasi untuk melakukan hal ini. Untuk mendapatkan tampilan aegyo sal, Anda dapat melakukan filler. Tentu saja ini dilakukan oleh para ahli di bidangnya,” ujar dr. Jonquille Chantrey, seperti dilansir dari Dailymail, Kamis (21/1/2016).

Meski begitu, Chantrey melarang keras untuk melakukan suntik filler secara sembarangan. Pasalnya, hal tersebut dapat menimbulkan pembengkakan, bentuk mata menjadi asimetris, dan infeksi lainnya.

“Saya benar-benar memahami bahwa pasien Asia menginginkan mata yang bulat. Tetapi saya menyarankan bahwa hal tersebut berisiko. Tidak hanya jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang karena dapat membuat penuaan pada mata,” papar Chantrey.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement