Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keindahan Cagar Budaya Candi Tikus di Mojokerto

Keindahan Cagar Budaya Candi Tikus di Mojokerto
Suasana Candi Tikus di Mojokerto (foto: KRJogja)
A
A
A

MOJOKERTO - Satu lagi cagar budaya berupa candi di Mojokerto. Yakni Candi Tikus yang merupakan sebuah petirtaan di jaman Kerajaan Majapahit ketika seseorang ingin menuju tempat pemujaan.

"Karena petirtaan, kompleks Candi Tikus selalu digenangi air, terutama saat musim hujan. Tapi sekarang kering karena musim kemarau," tutur Staff BPCB Jawa Timur, Yanti Muda kepada tim Travel Heritage Disbud DIY, dikutip KRJogja.com, Sabtu (16/1/2016).

Candi yang terletak di Dusun Dinuk Desa Temon Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto ini dulunya dalam kondisi terpendam. Namun pada tahun 1914 oleh Bupati Mojokerto RAA Kromojojo Adinegoro berhasil ditemukan. Dulunya berupa gundukan di tengah area persawahan.

"Waktu itu sawah warga dijangkiti hama tikus. Setelah diteiti berasal dari gundukan. Ketika dibongkar, ternyata di bawahnya ada struktur bangunan candi. Akhirnya dibongkar untuk dilakulkan ekskavasi. Karena minim data otentik seperti prasasti, lantas dinamakan Candi Tikus karena dulu tempat bersarang tikus. Perkiraan dibangun abad 13-15 dengan struktur material utama bata merah," sebut Yanti.

Candi Tikus berbentuk bujur sangar dan dibangun sekitar 3,5 meter di bawah tanah. Memiliki ukuran 22,5 x 22,5 meter. Bangunan candi ini disusun berteras-teras sebanyak 3 teras.

Susunan pada sisi utara terdapat tangga masuk dengan pipi tangga yang sudah rusak. Di teras 1 terdapat 8 buah bangunan berbentuk candi. Sedang di. Atas teras 2 terdapat candi induk yang dikelilingi 8 candi lainnya berukuran kecil. Susunan seperti ini mengingatkan pada Gunung Mahameru di India.

(Amril Amarullah (Okezone))

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement