Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sederet Alasan Masyarakat Enggan Ikut KB

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2016 |14:00 WIB
Sederet Alasan Masyarakat Enggan Ikut KB
Ilustrasi keluarga bahagia (Foto: Lifeplans)
A
A
A

PROGRAM keluarga berencana (KB) yang dicanangkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menggalakkan Kampung KB di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat masih enggan ikut KB karena banyak alasan beberapa diantaranya adalah mitos semata.

Kampung KB pertama di Desa Mertasinga blok Jenawi, Kabupaten Cirebon pada Kamis, 14 Januari 2015 diresmikan Presiden RI, Joko Widodo. Kampung KB ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk masyarakat agar lebih paham manfaat dan tujuan dari program KB. Angka peserta KB di daerah ini masih sangat rendah karena masih banyak yang belum sadar dan belum paham pentingnya KB.

Kepala Puskesmas Gunung Jati si Desa Mertasinga, drg. Tanti Trisulowati mengatakan banyak alasan yang membuat masyarakat enggan ikut KB. "Di sini kendalanya pendidikan masyarakat yang kurang, kualitas SDM masyarakat yang kurang dan masih banyak alasan orang yang beranggapan punya anak banyak maka banyak rezeki" kata drg. Tanti saat ditemui Okezone, Kamis, 14 Januari 2016.

Tanti menambahkan, semakin kesini semakin banyak yang ikut kb karena petugas puskesmas gencar sosialisasi. "Harus dibujuk dan diberi pengertian, sekarang angka CPR di Desa Mertasinga 53 persen," lanjut Tanti.

Angka Contraceptive Prevalence Rate (CPR) atau cakupan persentase peserta KB wanita kawin diharapkan bisa semakin tinggi sehingga kesejahteraan masyarakat nantinya lebih terjamin.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement