
Jika Anda berkunjung di sore hari, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk menyaksikan sunset di tebing Ujong Bak U. Sunset ini menjadi sangat spesial dikarenakan lokasinya yang tepat di ujung tenggara pulau yang membuat Anda mendapatkan pemandangan sampai dengan 270 derajat, sehingga sunset dapat dinikmati hampir setiap hari.
Keragaman flora dan fauna juga menjadi ciri khas tersendiri bagi lokasi ini. Di seputaran tugu, Anda dapat menemukan monyet hutan berkumpul di antara bebatuan dan pagar. Monyet-monyet yang tinggal di hutan sekita tugu ini kerap datang menunggu makanan dari pengunjung. Namun, paling unik adalah kehadiran babi hutan jinak yang diberi nama Bro. Babi yang paling terkenal di Sabang ini biasanya datang ke Tugu Kilometer Nol di saat-saat ramai pengunjung seperti Sabtu dan Minggu. Wisatawan suka memberi makan dan menggoda si babi gemuk ini, sehingga menjadi hiburan tersendiri.
Para pelancong biasanya hanya menghabiskan waktu 30-60 menit di tugu ini. Meski begitu, banyak penjual makanan yang menjajakan barangnya berupa makanan dan minuman instan. Di hari-hari libur saat wisatawan memenuhi tugu, makanan yang ditawarkan lebih beragam seperti kelapa muda, jagung bakar, dan burger. Demikian sebagaimana dijelaskan Badan Pengembangan Kawasan Sabang (BPKS).
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.