Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Telur 1.000 Tahun, Street Food Eksotis di China

Dinno Baskoro , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2015 |12:45 WIB
Telur 1.000 Tahun, <i>Street Food</i> Eksotis di China
Telur seribu tahun di China (Foto:Thedauilymeal)
A
A
A

MAKANAN pinggir jalan selalu menarik perhatian. Tak jarang, potensi kuliner ini jadi daya tarik wisata tersendiri untuk sebuah negara. Terlebih jika street food itu punya sisi eksotis, pasti banyak dicari berbagai kalangan.

Berikut sejumlah negara yang punya street food eksotis. Ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Thedailymeal, Selasa (15/12/2015).

Telur seribu tahun

Nama hidangan ini cukup unik, yakni telur seribu tahun. Namun, bukan berarti diolah dalam jangka waktu seribu tahun. Tapi, warna hijau kehitaman, cenderung gelap dan teksturnya seperti agar-agar membuatnya terlihat telur yang diendapkan dalam waktu lama, sehingga disebut sebagai telur seribu tahun.

Sajian ini cukup populer di China sebagai makanan pinggir jalan. Telur ayam, telur bebek atau telur puyuh bisa diawetkan dalam tanah liat dan garam selama 100 hari.

Balut

Balut adalah telur bebek yang hampir berbentuk menjadi janin bebek dan direbus. Sajian kaki lima ini cukup populer di  Filipina sebagai makanan ekstrem. Biasanya, balut sudah terbentuk mulai dari tulang kecil bebek, paruh, bahkan bulu kecil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement