Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keajaiban Dunia, Borobudur Lebih Laris Ketimbang Prambanan

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Senin, 23 November 2015 |06:07 WIB
Keajaiban Dunia, Borobudur Lebih Laris Ketimbang Prambanan
Keajaiban dunia, Borobudur lebih laris ketimbang Prambanan (Foto: Tourists360)
A
A
A

NAMA Candi Prambanan dan Candi Borobudur sama terkenalnya. Tetapi mengapa jumlah pengunjungnya berbeda cukup jauh?

Tahun ini Candi Prambanan menetapkan target kunjungan wisatawan sebanyak 1,5 juta. Sedangkan target pengunjung Candi Borobudur adalah 3 juta.

Padahal, menurut Kepala Unit Candi Prambanan Priyo Santosa, letak Candi Prambanan sangat strategis karena berada tidak jauh dari jalan raya.

“Padahal di sini jalannya strategis, tetapi kenyataannya pengunjung lebih tinggi ke Borobudur,” tutur Priyo kepada Okezone di Candi Prambanan, Yogyakarta baru-baru ini.

Priyo menambahkan, selain strategis, Candi Prambanan memiliki bangunan yang eksotis dan menarik untuk dipandang maupun dikunjungi. Tapi pengunjung Candi Prambanan masih tak sebanyak pengunjung Candi Borobudur.

Candi Prambanan dan Candi Borobudur sama-sama mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tahun 1991. Namun, Candi Borobudur pernah ditetapkan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia.

Sehingga tidak mengherankan apabila pengunjung candi peninggalan Dinasti Sailendra ini sangat banyak dan datang dari berbagai belahan dunia.

“Mungkin karena Candi Borobudur lebih dulu tercatat sebagai Situs Warisan Dunia (592) dan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Sedangkan Candi Prambanan ada di daftar ke-642, lebih akhir. Jadi Borobudur lebih dulu dan lebih terkenal,” pungkasnya.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement