Maya pernah berkarier di top multinational company seperti IBM dan Microsoft. Di dunia perusahaan tersebut, Maya menyabet berbagai penghargaan di antaranya Best ASEAN Sales Representatif dan Award Golden Circle dari IBM sebagai karyawan berprestasi. Kemampuannya memperluas bisnis hingga 200 persen sewaktu berkarier di Microsoft Indonesia mengantarkannya meraih penghargaan Share Fighter Award dari Microsoft Asia Pacific.
Sebelum bekerja, Maya adalah mahasiswi double degree. Ia berkuliah di jurusan Agribisnis Universitas Padjadjaran dan Manajamen di kampus yang sama. Sebenarnya Agribisnis adalah opsi kedua karena tidak diterima di ITB. Tahun berikutnya ia diterima di jurusan manajemen Universitas Padjadjaran karena berpikir sarjana ekonomi lebih mudah mendapat pekerjaan.
Letak kampus yang berbeda membuatnya harus bolak-balik Bandung Jatinangor setiap hari. Belum lagi jika ada jadwal ujian bentrok.
“Kuliah double degree pastinya membuat saya belajar banyak. Tentunya pontang-panting. Itu kan susah sekali dan saya harus berkorban. Karena kampusnya sama, ujian sering tubrukan, jadi saya harus memilih. Setiap bentrok saya selalu mendahulukan Agribisnis karena yang ini harus lebih dulu lulusnya daripada Fakultas Ekonomi. Hidup kan pada dasarnya memang sebuah pilihan,” ujarnya.