SEBAGAI kuliner legendaris, Kupat Tahu Gempol di Bandung memiliki ciri khas pada sajiannya sehingga bisa bertahan hingga puluhan tahun. Kelezatan seporsi kupat tahu ini berasal dari penggunaan bahan khusus yang berkualitas.
Hj. Yayah sebagai pemilik usaha kupat tahu mengatakan, untuk membuat tekstur lontong yang lembut ada teknik tersendiri, yakni dengan menumbuk beras sebelum dibungkus menggunakan daun pisang.
“Berasnya ditumbuk dulu sampai lunak biar lontongnya empuk.” kata wanita berusia 75 tahun ini saat ditemui di kedainya yang beralamat di Jalan Gempol Kulon, Nomor 53 Bandung, Jawa Barat.
Selain teknik khusus pada pembuatan lontong, rahasia kelezatannya datang dari tahu dan bumbu yang digunakan. Hajah Yayah hanya menggunakan tahu kuning yang berasal dari Cibuntu, yakni daerah penghasil tahu yang terkenal di Kota Bandung. Tahu dari Cibuntu ini terkenal dengan teksturnya yang lembut namun tetap kenyal.
Satu lagi yang spesial yakni rasa dari saus kacangnya yang gurih dengan sedikit rasa manis. Saus kacang ini dibuat menggunakan kacang tanah yang sudah digoreng kemudian dihaluskan dan dimasak bersama beberapa bumbu tambahan seperti bawang merah, bawang putih, cabai, gula merah, santan dan garam.
Sebagai pelengkap, kupat tahu disajikan bersama dengan tauge rebus serta siraman sedikit kecap manis. Rasa gurih dari bumbu langsung terasa saat menyuapkan makanan ini ke dalam mulut Anda. Masih kurang? Kerupuk kemplang berwarna merah siap menambah serunya menyantap kupat tahu ini.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.