Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Sejarah Setrika Pakaian

Evi Elfira , Jurnalis-Rabu, 27 Mei 2015 |22:32 WIB
Mengenal Sejarah Setrika Pakaian
Setrika (Foto: Amazon)
A
A
A

TAMPIL dengan pakaian yang rapi tentunya tidak lepas dari proses setrika. Tapi siapa sangka, benda kecil bermanfaat tersebut memiliki perkembangan dari masa ke masa.

Pada abad pertama, para bangsawan di China menggunakan pakaian dengan bahan yang mewah seperti sutra. Bahan tersebut sangat halus tapi mudah kusut.

Agar pakaian sutra mereka tetap rapi, mereka menggunakan panci panas yang diisi air untuk menghaluskan pakaian. Namun cara tersebut dirasa kurang efektif karena bentuk panci yang bundar.

Setelah itu, dibuat inovasi setrika dengan sudut yang mudah menjangkau pakaian. Muncul setrika dalam bentuk segitiga yang biasa menghaluskan hingga ke celah pakaian. Sayangnya, setrika ini harus diatur suhunya secara manual dengan dipanaskan di atas api.

Berikutnya, dikembangkanlah setrika segitiga itu dengan bagian tengah yang bisa diisi dengan pemanas berupa batu bara atau arang. Namun lagi-lagi cara ini menjadi tidak efektif karena arang yang ada di dalam setrika yang keluar menyebabkan pakaian menjadi kotor.

Akhirnya pada 1982 ditemukan setrika listrik yang bisa diatur suhunya. Hal ini cukup efektif ketika Anda ingin menyetrika bahan-bahan tertentu karena bisa diatur tingkat panasnya. Tetapi setrika ini dirasa kurang berhasil karena berat, tidak nyaman digunakan dan pakaian masih kurang licin.

Pada tahun 1990-an pun para penemu membuat setrika uap, agar kerja melicinkan pakaian menjadi lebih mudah dan ringan. Bahkan setrika uap hingga kini masih digunakan untuk merapikan pakaian dan teknologinya masih terus dikembangkan.

(Ainun Fika Muftiarini)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement