Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Santap Ramen Harus dalam Keadaan Panas

Dinno Baskoro , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2015 |16:34 WIB
Santap <i>Ramen</i> Harus dalam Keadaan Panas
Hidangan ramen di Tsurukamedou (Foto:Tripadvisor)
A
A
A

RAMEN merupakan salah satu sajian khas Jepang yang berisi mi dilengkapi dengan kuah kaldu, serta tambahan topping seperti telur, daun bawang, jamur, dan masih banyak lainnya. Agar mendapatkan rasa yang lezat, menikmati ramen harus dalam keadaan masih panas.

Ciri khas dari ramen ini terdapat pada kuah kaldu. Di mana kuah kaldu tersebut menjadi kunci kelezatan di dalam sajian ramen.

Untuk itu, saat menyantap ramen ini haruslah dalam keadaan panas. Jangan tunggu waktu lama ketika pesanan sudah datang, atau kenikmatan ramen akan berkurang.

"Makan ramen harusnya dalam keadaan panas. Karena yang dinikmati dari ramen itu kaldu, kalau tidak panas tentu kaldunya tidak senikmat saat dia masih panas," jelas Ricardo Indradjaja, co founder Tsurukamedou kepada Okezone di Jakarta.

Selain itu, saat ramen tidak langsung disantap dalam keadaan panas. Mi ramen yang tipis ini akan menyerap kaldu dan mengembang. Sehingga kekenyalan mi ramen-nya berkurang dan tidak senikmat saat masih panas.

"Minya juga ngaruh, kalau enggak langsung dimakan nanti enggak enak. Minya ngembang, kuahnya udah enggak hangat lagi. Maka dari itu makan ramen harus masih panas," tandasnya

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement