Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Kucing Hidup di Cat Island

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2015 |17:06 WIB
Ratusan Kucing Hidup di <i>Cat Island</i>
Ratusan kucing hidup di Cat Island (Foto: Catfaries)
A
A
A

APAKAH Anda pecinta kucing? Jika iya, harus melancong ke Cat Island di Jepang, di sini terdapat ratusan kucing menggemaskan.

Pulau Aoshima sering disebut Pulau Kucing atau Cat Island saat ini. Di sini hidup ratusan kucing dengan hanya segelintir manusia yang tinggal usai Perang Dunia II.

Untuk sampai di Aoshima, harus naik kapal feri selama 30 menit dari lepas Pantai Ehime. Setibanya di Aoshima akan melihat sejumlah kapal turis yang bersandar hanya untuk berkeliling Pulau Kucing ini.

Dengan tidak adanya restoran, mobil, toko atau kios yang menjual makanan ringan, Pulau Kucing bukanlah surga bagi para turis. Namun, bagi pecinta kucing tidak ada semua akomodasi itu bukanlah suatu masalah.

“Ada ratusan kucing di sini, kemudian ada semacam penyihir kucing keluar untuk memberi makan, itu merupakan pemadangan yang cukup menyenangkan, jadi aku ingin datang lagi,” kata Makiko Yamasaki, salah satu turis, dikutip Totaltravel, Rabu (4/3/2015).

Kucing di Aoshima memang tidak terlalu pilih-pilih, mereka makan nasi, camilan ringan, atau kentang yang diberikan oleh wisatawan. Selain itu, dengan tidak adanya predator alami, ratusan kucing dapat menjelajah pulau tanpa rasa takut.

Lalu, bagaimana awal mulanya kucing-kucing tersebut bisa tinggal di Pulau Aoshima? Jadi, awalnya kucing-kucing dibawa oleh para nelayan ke pulau untuk menangani tikus-tikus yang berkeliaran di perahu mereka. Kini, ratusan kucing bebas mondar-mandir di desa dan meringkuk di depan rumah-rumah penduduk.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement