Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kue Cubit Setengah Matang Enak, Tapi...

Dinno Baskoro , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2015 |08:25 WIB
Kue Cubit Setengah Matang Enak, Tapi...
Kue cubit setengah matang (Foto:Devi/Okezone)
A
A
A

KUE cubit belakangan tengah naik daun. Berbagai cita rasa unik dikreasikan pada jajanan tempo dulu ini, dan efeknya seperti meledak di pasaran. Kue cubit sendiri memiliki dua jenis, yang matang seluruhnya atau setengah matang. Lalu mana yang lebih baik?

Sebenarnya, kue cubit setengah matang ini tidak disarankan dikonsumsi. Pasalnya, kue cubit terbuat dari adonan yang mengandung telur. Jadi, jika tidak dimasak dengan benar, dikhawatirkan bakteri masih tersisa dalam kue cubit setengah matang tersebut.

“Kue yang mengandung telur itu harus dimasak dan dikonsumsi dalam kondisi matang. Soalnya takut kalau telurnya mengandung bakteri berbahaya,” jelas pensiunan chef, Gusti Ngurah Retjak, kepada Okezone di Bekasi.

Retjak melanjutkan, lebih baik mengonsumsi kue cubit, dan juga kue lainnya yang mengandung adonan telur dalam kondisi matang sempurna. Ini bertujuan untuk meminimalisir dampak buruk bakteri yang terkandung di dalam adonan setengah matang tersebut.(ndr/yac)

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement