ANDA pasti sudah tidak asing dengan kulit pangsit, yang umumnya digunakan untuk membuat makanan bercita rasa gurih. Tidak perlu membuatnya sendiri, kulit pangsit tinggal pakai, kini mudah ditemukan di pasar, khususnya toko yang menjual bahan-bahan makanan atau kue. Tapi ada trik khusus untuk memilih yang berkualitas baik.
Lembaran tipis yang biasa digunakan untuk membuat pangsit goreng atau pangsit basah ini ternyata memiliki ciri khusus untuk membedakan antara yang berkualitas baik atau tidak.
Chef Natan, chef spesialis demo masak, kepada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (10/2/2015), menjabarkan beberapa ciri yang bisa menjadi acuan bagi Anda dalam memilih kulit pangsit yang segar.
Warnanya
Kulit pangsit yang memiliki kualitas baik dan masih segar, memiliki warna putih agak sedikit kekuningan. Jangan memilih kulit pangsit yang berwarna terlalu putih karena dikhawatirkan menggunakan bahan pemutih. Serta jangan memilih yang terlalu kuning karena kulit pangsit cenderung sudah tidak segar.
Teksturnya
Untuk membedakan kulit pangsit yang berkualitas baik atau tidak, bisa dipegang dari teksturnya. Kulit pangsit yang berkualitas baik memiliki tekstur yang lentur dan lembut. Hindari membeli kulit pangsit yang memiliki tekstur kering dan pecah-pecah, karena selain sudah tidak segar, nantinya akan sulit untuk dilipat.
Aromanya
Kulit pangsit memiliki aroma khas, yakni berbau tepung. Jangan pilih kulit pangsit yang memiliki aroma asam, karena sudah dapat dipastikan kulit tersebut sudah tidak segar. Bau asam pada kulit pangsit menandakan adanya bakteri penyebab jamur.(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.