KANKER hingga kini masih menjadi penyakit mematikan di dunia. Salah satu penyebab utamanya adalah konsumsi tembakau melalui rokok. Hal itu pun perlu menjadi perhatian besar dari berbagai pihak.
Seperti dikutip dari Huffingtonpost-India, Rabu (4/2/2015), penggunaan tembakau adalah salah satu faktor penting penyebab kanker yang menyebabkan 22 persen dari total 8,2 juta kematian akibat kanker, juga 71 persen kematian akibat kanker paru-paru.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker paru-paru dan mulut menjadi jenis yang tersering menyerang pria. Sementara kanker serviks dan payudara terbanyak dialami perempuan karena faktor perubahan hormon.
“Penyalahgunaan tembakau seperti melalui rokok adalah satu faktor penting penyebab kanker, khususnya pada pria. Hampir 60–70 persen semua kasus kanker pada pria disebabkan penyalahgunaan tembakau,” kata Vinit Talwar dari Rajiv Gandhi Cancer Institute di India.
Kanker, penyakit yang dicirikan dengan pertumbuhan tidak wajar dan penyebaran sel kanker di tubuh, diestimasi mengakibatkan kematian pada 84 juta orang di seluruh dunia pada 2005 dan 2015 bila tanpa intervensi.
WHO menyatakan hampir 30 persen kematian akibat kanker dapat dicegah dengan fokus pada faktor risiko utama seperti penggunaan tembakau, alkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan masalah berat badan berlebih.
“Dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayur, makanan dari biji serelia utuh, serta mengurangi kelebihan makanan penambah energi yang kaya lemak (seperti daging merah dan daging olahan), gula halus, dan garam, dapat mengurangi pengaruh pembentukan kanker,” tambah Anupam Sachdeva, Ketua Paediatric Haematology Oncology and Bone Marrow Transplantation Institute For Child Health, Rumah Sakit Sir Ganga Ram, India.
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.