"Udangnya memang kami menggunakan udang putih karena punya rasa lebih manis dan teksturnya tidak terlalu berserat seperti tiger shrimp atau udang lainnya," kata Albert Wijaya, Executive Chef sekaligus pemilik The Holy Crab, kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.
Sebelum disantap, baiknya udang diberi perasan air jeruk lemon agar amisnya sedikit hilang. Rasanya pun akan menjadi lebih segar. Tak perlu khawatir terluka saat mengupas kulit udangnya. Pasalnya, jenis udang ini memang kulitnya cenderung lebih mudah dikupas.
Ketika Okezone mencicipi, udangnya terasa masih segar dan kenyal, terasa manis dan nikmat saat disantap. Sedikit ada rasa asam segar karena perasan lemon. Untuk bumbunya memang tidak terlalu meresap ke daging. Jadi tinggal disiasati, sebelum disantap, udangnya dicocol dulu ke bumbu bawang putih.
"Memang sengaja udangnya tidak di-marinate dulu karena kami ingin menyajikan kelezatan udang segar yang sebenarnya, tidak banyak tercampur dengan bumbu," tambah Albert.
Udang yang dicocol ke bumbu, begitu masuk ke mulut sangat terasa lezatnya. Bumbu gurih garlic pepper tidak terlalu menyengat, dan menyatu dengan manisnya daging udang hingga menciptakan cita rasa yang spesial di mulut. Karena porsinya cukup banyak, baiknya menyantap udang putih tanpa nasi. Ini pun bisa membuat perut kenyang.(ndr)
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.