Melly menjelaskan, trauma bisa diatasi dengan beberapa macam terapi, mulai dari hipnoterapi yang menggunakan konsep hipnotis, terapi-terapi yang menggunakan konsep enaupi, psikoterapi yang merupakan terapi dengan menggunakan konsep psikologis, timeline therapy, atau terapi-terapi seperti forgiveness yang mengajak pasien untuk memaafkan sebagai kunci dari kesembuhan.
Lebih lanjut, ujar Melly, seseorang yang mengalami trauma sebenarnya sadar dengan kondisi tersebut. Apalagi, ada perasaan tidak nyaman yang selalu menyertainya. Namun, menurutnya, sederet terapi tersebut hanya alat, hanya akan mengubah nasib seseorang kalau yang bersangkutan memang mau berubah.
“Jadi, kesembuhannya tetap berawal dari orang yang bersangkutan. Maukah dia keluar dari lingkaran tersebut untuk masuk ke lingkaran baru dengan harapan baru, atau dia mau di situ terus diam tidak melakukan apa-apa?,” tutupnya.
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.