Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemauan Diri Bantu Atasi Trauma Lolos dari Maut

Evi Elfira , Jurnalis-Kamis, 01 Januari 2015 |00:20 WIB
Kemauan Diri Bantu Atasi Trauma Lolos dari Maut
Kemauan Diri Bantu Atasi Trauma Lolos dari Maut
A
A
A

BANYAK orang menjadi trauma setelah mengalami peristiwa buruk, yang membawanya hampir menuju maut tapi kemudian bisa lolos darinya. Lantas, bagaimana hal ini bisa diatasi?

Menurut psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm, kondisi trauma adalah proses asosiasi yang tidak bisa ditahan atau dikontrol. Asosiasi itu muncul dari pengalaman-pengalaman yang dialami seseorang terhadap suatu kejadian yang biasanya buruk sehingga sulit untuk dilupakan.

Untuk menghilangkan trauma, seseorang harus perlu memaknai pengalaman buruknya menjadi pemahaman yang berbeda. Dengan demikian, perasaan trauma itu akan hilang dengan sendirinya.

“Intinya adalah bagaimana pemaknaan terhadap hidup seseorang, bagaimana pemaknaan terhadap objek-objek yang terjadi dari peristiwa yang dia lihat,” katanya kepada Okezone melalui sambungan telefon, belum lama ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement