“Pihak resmi bandara memberitahu suami saya bahwa itu adalah hadiah Natal dari Tuhan untuk keluarga kami. Kami memutuskan untuk tidak terbang setelah itu karena kami terlalu takut dan tidak ingin bermain dengan takdir,” kata Anggi Mahesti sebagaimana dikutip dari Dailymail, Selasa (30/12/2014).
Wanita berusia 27 tahun ini bersama dengan suaminya, Ari Putro Cahyono, dan ibu mertua beserta dua anak mereka, seharusnya terbang ke Singapura untuk menikmati hari libur. Mereka berencana untuk menghabiskan waktu selama sepekan bersama saudara iparnya yaitu Joedhey Ribawantodwi, dengan sang istri, Christianawati, dan ketiga anak mereka.
Anggi Mahesti dan suami (Foto: Dailymail)
Seluruh anggota keluarga mengetahui bahwa pesawat yang seharusnya mereka naiki telah menghilang, ketika pihak bandara menghampiri mereka pada pukul 9.00 WIB dan mengatakan, “ Ini adalah hadiah Natal terbaik yang pernah didapatkan keluarga kalian. Pesawat yang seharusnya kalian naiki telah menghilang dan jatuh.”
Saudara Anggi, Christianawati, mengaku merasa benar-benar lemas ketika mereka mendengar kabar tersebut. Suaminya pun sebelumnya menyaksikan para penumpang berlarian menuju gerbang bandara untuk mengejar penerbangan tersebut, selagi keluarga Anggi Mahesti menunggu kelompok keluarga lainnya sampai di bandara. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.