Advertisement
Advertisement

Tips Menjaga Kehamilan Muda

Mom & Kiddie , Jurnalis-Selasa, 18 November 2014 |09:42 WIB
Tips Menjaga Kehamilan Muda
Ibu hamil muda harus menjaga kesehatan (Foto: Google)
A
A
A

SELAIN ucapan selamat, komentar berisi nasihat kerap diterima wanita yang hamil muda. Trimester pertama memang sangat penting. Perkembangan dan pembentukan organ janin berlangsung pada masa ini.

Nah, agar prosesnya berjalan lancar, dr. Arju Anita, SpOG menyampaikan beberapa tips penting untuk Anda yang sedang hamil muda, sebagaimana dilansir Mom & Kiddie. Apa saja?

Perhatikan asupan nutrisi

Saat hamil muda, asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu hamil akan menentukan kualitas janin yang dikandungnya. Sebab, trimester pertama adalah awal terbentuknya organ-organ janin, seperti otak, jantung, paru-paru, hati, ginjal, tulang, dan sebagainya. Sayangnya, pada kehamilan trimester awal, biasanya ibu hamil alami morning sickness, yakni sering mual-muntah, hingga nafsu makan hilang.

Kondisi ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Meski merasa tak nyaman, Anda harus tetap makan untuk mendapat asupan nutrisi. Jika tidak, selain akan memengaruhi kesehatan ibu hamil, janin dalam kandungan juga tidak dapat berkembang secara sempurna.

Selain itu, jika sebelum kehamilan Anda tidak terbiasa memakan makanan yang pedas, sebaiknya jangan dikonsumsi karena lambung dapat kaget atau justru dapat sebabkan sakit diare. Diare yang terus menerus dapat menyebabkan keguguran.

Hindari pula makanan yang tidak higienis dan setengah matang. Semua asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus benar-benar matang, termasuk sayuran, dan daging. Untuk buah, cuci bersih sebelum dimakan!

Hindari aktivitas berat

Akibat perubahan hormon dalam tubuh, wanita hamil mudah merasa lelah. Untuk itu, jangan melakukan aktivitas berlebihan. Misal, jika sebelum hamil keseharian ibu hamil diisi dengan aktivitas ringan, misalnya, bekerja di dalam kantor. Maka, saat hamil jangan malah melakukan aktivitas berat/membutuhkan kerja otot berlebih seperti kerja lapangan.

Bila aktivitas mengakibatkan ibu hamil alami flek, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Dokter akan menganalisa kondisi ibu hamil. Bila dinyatakan bahwa kondisi ibu hamil parah dan bisa menyebabkan keguguran, dokter akan menyarankan ibu hamil untuk berhenti bekerja sampai waktunya melahirkan.

Namun jika flek tersebut ringan dan tidak membahayakan, ibu hamil masih bisa tetap bekerja. Dengan catatan, ibu hamil harus bisa menyisihkan waktu untuk beristirahat.

Pandai-pandai kelola emosi

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan fluktuasi/naik turunnya emosi. Lawan kondisi ini dengan cara mengubah mindset (pola pikir) Anda.

Ingat, stres bisa membahayakan janin. Banyak-banyaklah mendekatkan diri pada Tuhan dan berdoa agar kehamilan diberi kelancaran hingga waktunya melahirkan. Komunikasikan selalu kondisi kehamilan pada suami/keluarga sehingga dapat mengurangi beban pikiran. Melakukan meditasi atau olahraga ringan juga dapat mengurangi stres.

Perubahan hormon di awal kehamilan memang dapat menyebabkan perubahan pada tubuh ibu hamil seperti kulit kering, mual muntah, sakit payudara, stretch mark. Jika kondisi itu membuat Anda jadi sedih atau justru emosi, bersabarlah. Biasanya perubahan tersebut akan hilang setelah melahirkan. Atau, jika Anda memiliki dana yang lebih, tak ada salahnya melakukan perawatan tubuh/refleksi. Atau, Anda juga bisa memilih untuk berlibur/rekreasi untuk menghilangkan kejenuhan atau stres.

Hindari rokok dan alkohol

Ketika Anda merencanakan kehamilan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, misal, jika sebelum hamil Anda adalah seorang perokok berat, hobi mengonsumsi minuman berakohol, bersoda, berkafein, dan obat-obatan tertentu. Mau tak mau, stop semua kegiatan itu, termasuk juga hindari asap rokok! Zat-zat kimia yang terdapat dalam makanan/minuman tersebut dapat membahayakan janin dalam kandungan bumil dan bisa mengakibatkan bayi lahir dengan berat rendah (BBLR).

Hubungan seksual

Selama trimester awal, ibu hamil masih tetap bisa melakukan hubungan intim dengan suami, dengan catatan tidak ada riwayat keguguran. Sedangkan bagi ibu hamil yang punya riwayat keguguran, sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual dulu. Atau, konsultasikan sebelumnya pada dokter kandungan Anda.

Cukupi jam tidur

Gaya hidup tidak sehat lain yang perlu diubah pada kehamilan trimester awal adalah jam tidur! Kecukupan jam tidur ibu hamil setidaknya delapan sampai 10 jam. Sehingga tubuh ibu hamil pun tetap segar dan prima.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement