POPULERNYA nama Hijabers Community sebagai komunitas terbesar wanita berhijab di Indonesia, membuat sebagian komunitas tandingan berdiri dengan embel-embel nama serupa. Bahkan, ada beberapa yang menggunakan logo dengan mengusung tema dan font yang sama dengan Hijabers Community yang asli.
Hal ini rupanya disadari oleh ketua Hijabers Community, Syifa Fauzia. “Aku pernah lihat komunitas hijab juga di sosial media, pakai nama Hijabers Community yang di belakangnya ada nama daerahnya. Padahal sampai sekarang, yang official bergabung sama kita baru lima daerah, dan daerah tersebut yang pake nama dan logo kami tidak termasuk anggota,” paparnya.
Secara resmi, hingga kini baru ada lima daerah di Indonesia yang menyatakan bergabung dengan HC pusat, kelima daerah tersebut antara lain Padang, Aceh, Bandung, Jogja, dan Jakarta. Kelima daerah ini secara sah dapat menggunakan logo HC yang dapat digunakan sebagai profile picture pada sosial media, seperti facebook, twitter, instagram, dan lainnya.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, HC pusat berencana mematenkan logo asli. Tujuannya yakni menghindari berbagai hal yang dinilai tidak baik.
“Kami berencana akan buat payung hukum, paling tidak untuk membuat trade mark lambang HC secara official, sehingga yang belum resmi, tidak bisa pakai lambang itu,” paparnya.
Kendati demikian, Syifa dan kawan-kawan belum menentukan tanggal pasti kapan meresmikan logo tersebut. “Belum tahu kapan pastinya, tapi insha Allah dalam waktu dekat,” tutupnya.
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.