DI BELAKANG panggung peragaan Sophia Webster, ada yang menarik dari riasan model catwalknya. Brand kecantikan Revlon menciptakan riasan terbaru yang dianggap sangat berani. Bertemakan maya, wajah para model dibiarkan putih untuk menciptakan nuansa suku kuno.
Mata para model dibuat gelap dengan tampilan eyeliner hitam yang dipadu dengan warna biru, kuning, oranye atau ungu tepat di bagian bawah mata. Hal ini memberi efek glamor pada bagian mata. Warna tersebut memberi tujuan untuk membuat karakteristik masing-masing model.
Menariknya, kulit tanning dianggap sebagai make-up juga, berkat produk terbaru James. Dia telah menciptakan 'hacienda tan', yang terinspirasi oleh rave Manchester tahun 80-an dan 90-an di acara Sophia.
"Saya menggunakan banyak pelembab untuk menciptakan tampilan yang berembun dan mengguanak BB wash off tan di bagian atas. Warna tersebut sangat ideal karena menyembunyikan ketidaksempurnaan. BB ini juga dibuat untuk tahan air dan keringat,” tambahnya.
Seperti yang dilansir Dailymail, make-up maestro François Nars tidak menerapkan make up untuk fashion show Marc Jacobs di New York, dia memilih untuk menghabiskan waktu pada perawatan kulit, dia juga membawa model riasan seperti ini di London Fashion Week.
Lucia Pieroni, menggunakan Nars Cosmetics, untuk menciptakan wajah agar tampak warna-warni dan bercahaya serta segar. Dia melihat Christopher Kane dan Val Garland pergi untuk melihat ‘beauty organik' untuk Erdem.
Hasilnya adalah kecantikan wajah harus diterapkan secara nude dan warna asli sebenarnya selain itu membutuhkan perhatian yang besar untuk membangun kulit yang sehat meski pada peragaan busana kelas internasional.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.