Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

20 Negara Pemilik Keajaiban Dunia Kumpul di Jeju Tahun Depan

Rohmat , Jurnalis-Senin, 16 September 2013 |11:48 WIB
20 Negara Pemilik Keajaiban Dunia Kumpul di Jeju Tahun Depan
Kongres Global Network di Bali (Foto: Rohmat/Okezone
A
A
A

DENPASAR - Sebuah destinasi yang telah dipilih sebagai keajaiban dunia tidak sepatutnya dibiarkan begitu saja tanpa pengembangan berkelanjutan. Ini tugas Global Network.

Global Network sering disebut W20 beranggotakan 20 negara. Mereka adalah negara yang destinasi wisatanya didapuk sebagai keajaiban dunia. Ada 14 destinasi terpilih yang dimiliki 20 negara ini, di mana Amazon dimiliki sembilan negara sedangkan Iguazu dimiliki dua negara.

Dua kategori keajaiban dunia di antaranya Tujuh Keajaiban Bangunan Baru dan Tujuh Keajaiban Alam Baru. Tujuh Keajaiban Bangunan Baru terdiri atas Tembok Besar China, Taj Mahal, Petra, Colosseum, Christ Redeemer, Machu Picchu, dan Chichen Itza. Sementara, Tujuh Keajaiban Alam Baru terdiri atas Jeju Island, Puerto Princesa Underground River, Pulau Komodo, Ha Long Bay, Table Mountain, Iguazu Falls, dan Amazon.

Kongres Global Network menjadi kesempatan bagi negara-negara anggotanya untuk berbagi pengalaman, informasi, dan pengetahuan praktis lainnya demi memajukan pariwisata di negara masing-masing secara berkelanjutan. Dalam kongres New7wonders Global Network yang digelar di Bali akhir pekan lalu, delegasi Portugal menceritakan bagaimana negaranya sukses menyelenggarakan Tujuh Keajaiban Nasional untuk bangunan bersejarah, alam, makanan, dan pantai. Gelaran ini membuat rakyat Portugal bangga sekaligus makin paham akan negara mereka sendiri.

"Berkelanjutan menjadi kata kunci karena bertambahnya wisatawan bila tak diimbangi pengetahuan yang memadai untuk menanganinya justru bisa membahayakan situs yang ada," kata Bernard Weber, Direktur New7 Wonders, di sela kongres New7wonders Global Network di Kuta, Bali, baru-baru ini.

Pria asal Swiss ini menambahkan, pertemuan Global Network selanjutnya diadakan di Pulau Jeju, Korea Selatan, pada tahun depan.

Untuk diketahui, inagurasi resmi Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari New7 Wonders of Nature sudah dilakukan pada 13 September 2013 di Pulau Komodo. Inagurasi dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Dewan Pembina Yayasan Komodo Kita Jusuf Kalla, beberapa menteri, juga Pendiri dan Presiden Yayasan New7 Wonders Bernard Weber.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement