Advertisement
Advertisement

Rayu Turis, Desa Wisata di Gunungkidul Gelar Lomba Kano

Markus Yuwono , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2013 |19:07 WIB
Rayu Turis, Desa Wisata di Gunungkidul Gelar Lomba Kano
Menyusuri Sungai Oya di Desa Wisata Jelok (Foto: yogyakarta.panduanwisata)
A
A
A

GUNUNGKIDUL - Desa wisata menjadi alternatif menyenangkan untuk turis meresapi kehidupan masyarakat setempat. Untuk menarik semakin banyak wisatawan ke Desa Wisata Jelok, Beji, Patuk Gunungkidul, Yogyakarta, karang taruna setempat mengadakan lomba perahu kano yang diikuti warga sekitar.

Ketua Karang Taruna Dusun Jelok, Sukriyanto, mengatakan bahwa lomba kano merupakan salah satu cara untuk menarik wisatawan ke desa yang dikelilingi hutan dan Sungai Oya ini. "Semua peserta perwakilan dari enam dusun se-Desa Beji," katanya kepada wartawan, Kamis (23/5/2013).

Dijelaskannya, peserta lomba perahu kano berasal dari warga Jelok. Pesertanya ada 50 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok. Setiap peserta dikenai biaya pendaftaran masing-masing Rp5.000.

Agar lebih menarik, perlombaan mendayung perahu kano dibagi dalam tiga grup. Dari tiga grup tersebut diambil juara masing-masing lalu dilombakan kembali hingga memunculkan juara umum serta juara 1 hingga 3.

"Panjang lintasan lomba sekitar 500 meter," imbuhnya.

Dikatakannya, kano dengan kapasitas maksimal dua orang dewasa menyusuri Sungai Oya merupakan cara menarik wisatawan ke Desa Wisata Jelok. "Menyusuri Sungai Oya dengan kano masih menjadi andalan selain keindahan alam desa dan keramahan penduduk khas Gunungkidul," ujarnya.

Perlombaan yang memperebutkan piala Wakil Bupati Gunungkidul Imawan Wahyudi siang tadi ini tidak hanya diikuti oleh kaum lelaki, juga diikuti kaum perempuan. Salah seorang peserta, Rubiya (40) yang berpasangan dengan Reni (30), terlihat kelelahan saat mendayung Kano.

“Baru pertama kali ikut mendayung, lelah tapi asyik,” ucapnya sambil mengatur napas.

Lomba perahu kano yang baru pertama kali diadakan di Gunungkidul ini mampu menyedot wisatawan lokal untuk menyaksikan aksi atlet amatir beraksi. "Hebat ibu-ibu berani ikut lomba di tengah derasnya arus sungai," ujar Ujang (30) asal Bogor, Jawa Barat.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement