Advertisement
Advertisement

Waspada, Migrain Sebabkan Gangguan Perilaku pada Anak

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Senin, 13 Mei 2013 |11:24 WIB
Waspada, Migrain Sebabkan Gangguan Perilaku pada Anak
Migren pada anak (Foto: Google)
A
A
A

MASALAH migrain umumnya dialami oleh kalangan orang dewasa, tetapi salah satu studi menunjukkan bahwa anak-anak juga dapat menderita migrain yang berpengaruh pada gangguan perilaku mereka.

Pada salah satu studi yang melibatkan 1.856 anak-anak dari usia 5 sampai 11 tahun yang diterbitkan dalam Jurnal Cephalagia menemukan bahwa anak-anak dengan sakit kepala migrain berisiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan perilaku. Hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa anak-anak dengan migrain memiliki risiko lebih tinggi untuk gangguan depresi, kecemasan, dan perilaku seperti hiperakaktif serta masalah perhatian.

“Sulit untuk mencari hubungan antara masalah seperti depresi dan hiperaktif dari migrain karena semua kondisi ini sering terjadi pada anak-anak” ujar Andrew D. Hershey, MD, Phd, Associate Director dari penelitian neurology dan profesor ediatri di Rumah Sakit Anak Cincinnati di Ohio, seperti dilansir  Everydayhealth.

“Kedua masalah perilaku tersebut dan sakit kepala perlu diperiksa. Dan yang paling penting untuk disadari adalah bahwa anak-anak dapat menderita migrain. Bahkan, migrain adalah salah satu dari lima masalah gangguan pada anak, bahkan lebih umum daripada penyakit asma pada anak,” tambah Andrew D. Hershey, MD, Phd.

Migrain dapat mulai terjadi dari usia berapa pun, sebelum pada usia 7 tahun akan lebih sering diderita oleh anak laki-laki. Setelah masa pubertas, migrain lebih sering terjadi pada anak perempuan. (ind)

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement