Cinta Penelope (Foto: Utami/Okezone)
CINTA Penelope tak menyukai riasan ekstrem untuk ditampilkan. Selain tidak sesuai dengan karakternya, riasan tersebut tak mewakili pribadinya.
Wanita dan
make-up ibarat
soulmate yang sulit dipisahkan. Mungkin, begitu pula istilah yang menggambarkan kedekatan Cinta Penelope dan
make-up. Diakui mantan istri dari Mustafa “Debu” tersebut, hari-harinya terasa hambar tanpa polesan
make-up. Meski demikian, karakter
make-up yang dibentuk Cinta tetap dalam batas wajar.
Kalau pun dirinya harus tampil dalam pulasan
make-up ekstrem, itu hanyalah tuntutan di panggung semata dan tidak menjadi bagian dirinya. Tak heran ketika didaulat tampil dengan riasan ekstrem, Cinta merasa sakit.
"Keseharian saya memang keras, dan suka sama
make-up karakter yang menantang. Namun, aku maunya cantik dari sisi panasnya dalam manusia saja," tutur Cinta saat ditemui
Okezone seusai acara peluncuran buku
Cantik dengan Fashion Make-Up karya Anggra Septa di Hotel Premier Santika, Jakarta, Selasa, 17 Juli 2012.
Malam itu, Anggra menciptakan dua karakter
make-up, yakni
Snow White dan Putri Iblis. Dalam kesempatan tersebut, Cinta Penelope didaulat menjadi Putri Iblis karena dirasa karakter wajahnya sesuai dengan harapan Anggra.
Untuk mengentalkan sisi iblis, Cinta menggunakan rambut
wig berwarna hitam model seperti ekor kalajengking. Dengan tampilan itu, Cinta menggambarkan keadaannya seperti peribahasa "Beauty is Pain". Cinta mengaku merasa tidak nyaman dengan tampilan ekstrem seperti itu. "Aku juga merasa enggak nyaman sebenarnya,” imbuhnya.
Berbeda dengan Cinta, sang
make-up artist, Anggra, justru melihat Cinta memiliki karakter yang pas terhadap sosok tersebut.
"Karakter Cinta pas di-
make-up ini. Ciri khasnya itu selalu mengikuti film-film kartun dan karakter
superhero," timpal Anggra.
(ind)(Tuty Ocktaviany)