INDONESIA diserbu ratusan brand internasional. Kecemasan tidak sepatutnya dirasakan perancang busana, apalagi Indonesia punya kekuatan pada kreasi busana muslim.
Sejak setahun lalu, Islamic Fashion Concortium (IIFC) menggemakan Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia melalui perhelatan Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF). Siapkah Indonesia?
Bicara baju sport dan kasual yang mendunia, bisa dikatakan Indonesia tertinggal jauh dari peritel brand-brand luar negeri, semisal Guess, Zara, Mango, dan banyak lagi. Namun, Indonesia patut berbangga karena udara segar berhasil dihembuskan oleh lini busana muslim.
“Boleh dicek antara garis desain Turki, Iran, Arab Saudi, Mesir, Malaysia, bahkan Filipina dan Thailand, kita masih yang terbaik. Seperti yang Anda lihat (di fashion show IIFF 2011), itu semua selalu menjadi idola kemanapun kita membawanya,” papar Eka Shanty, Direktur Indonesia Islamic Fashion Concortium (IIFC) usai pembukaan IIFF 2011 di Central Park Mal, Jakarta, Kamis (11/8/2011).
“Bahkan kemarin, saya ketemu desainer Thailand, mereka mengakui bahwa the idol Islamic fashion designer adalah Indonesia,” imbuhnya.
Selain garis rancang yang modern, Eka menegaskan, kekuatan rancangan busana muslim Indonesia terletak pada detail bermuatan lokal dan dikerjakan manual (handmade). Inovasi seperti tiada pernah habis digali dari kekayaan etnik Nusantara.
“Bukan sekadar mendesain, juga craftsmanship-nya. Kemampuan kita untuk membuat tren luar biasa, ini kan salah satu syarat sebuah negara bisa menjadi fashion capital,” jelasnya.
Eka menceritakan, suatu waktu desainer Dian Pelangi ke Yordania dalam rangka memenuhi undangan fashion show Kedutaan Besar RI. Kreasi busana muslim Dian yang selalu mengeksplorasi muatan lokal terjual hanya dalam waktu dua hari penyelenggaraan acara.
“Mereka bukan penikmat rancangan Dian Pelangi. Berarti mereka melihat sesuatu yang berbeda. Itu yang kita sebut, kita ingin masuk pasar luar negeri, tapi ‘rasanya’ Indonesia. Kita ingin busana muslim made in Indonesia ada di mana-mana,” katanya.
Kesiapan lainnya adalah dukungan konsumen. Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Ketika seluruh penduduk muslim membeli produk anak bangsa, hasilnya jelas akan menguntungkan perekonomian dalam negeri.
IIFF 2011 bertajuk "Fashion & Tourism Extravaganza" dihelat 11 Agustus-11 September 2011 di Central Park Mal, Jakarta.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.