Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susuk Pocong, Cerita Cinta Segi Empat

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Sabtu, 13 Juni 2009 |10:01 WIB
Susuk Pocong, Cerita Cinta Segi Empat
(foto: Ist).
A
A
A

Kehidupan dunia hantu sepertinya masih menjadi pilihan bagi sineas dan rumah produksi film di Indonesia. Merekapun seolah belum kehabisan ide untuk kembali memproduksi film horor meskipun sudah banyak film yang bergenre sama. Kali ini film 'Susuk Pocong' hadir mewarnai dunia perfilman Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, penyanyi dangdut yang sempat menuai kontroversi karena nikah sirinya, Dewi Perssik ikut ambil bagian di film ini. Dewi kembali bermain bersama Andi Soraya, �~mantan seterunya' di dunia nyata.

Film ini sendiri bercerita tentang kehidupan rumah tangga yang dibangun oleh Asti (Andi Soraya) tak lagi harmonis. Banyak alasan yang membuat suaminya, Rako (Restu Sinaga) berpaling darinya. Mulai ketidakcocokan dan tak ada lagi romantisme hingga kehidupan seks yang tak lagi menggairahkan.

Karena itulah Rako mulai memalingkan cintanya kepada wanita lain. Seorang penyanyi bernama Donna (Angeliq) berhasil memikat hati Rako walaupun untuk itu Donna harus menggunakan susuk.

Rako memang diimpikan banyak wanita cantik karena tak hanya tampan ia juga kaya raya. Selain Donna, masih ada Julie (Deby Ayu) yang berhasil memikat hati Rako.

Lama kelamaan Asti mulai menaruh curiga dengan Rako. Ia mulai menyelidiki penyebab suaminya berpaling darinya. Asti mulai kehabisan cara. Akal sehatnya pun dia kesampingkan. Ia mulai berpikir daya pikat mistislah yang membuat Rako tak seperti dulu.

Astipun memutuskan pergi ke seorang dukun untuk memasang susuk. Layaknya penjual obat, sang dukunpun memberi tahu khasiat susuk miliknya jika digunakan seseorang. Selain khasiat susuk, dukun itupun mengatakan bahwa Donna merupakan salah satu pasiennya yang telah berhasil. Kemudian dukun tersebutpun mengatakan bahwa susuk orang yang telah meninggal merupakan susuk yang paling dashyat.

Tak lama berselang, Donna ditemukan tewas terjatuh dari apartemennya. Mendengar hal itu Asti segera memerintahkan Asmo (Andre Taulani) untuk mengambil susuk almarhum Donna.

Asmo segera bergegas menuju makam Donna bersama Zul (Yadi Sembako) untuk mengambil susuk milik Donna. Namun mereka tak menemukan jasad Donna.

Selepas memakai susuk milik Donna, kehidupan rumah tangga Asti dan Rako mulai membaik. Tapi kembalinya Asti dan Rako membuat Julie tak senang. Julie yang juga membunuh Donna berniat untuk membunuh Asti agar langkahnya mendapatkan cinta Rako berjalan mulus.

Namun bukan Asti yang terbunuh, tiba-tiba hantu Donna datang. Juliepun jatuh dari atas rumah sakit. Ceritapun berakhir saat Asti yang masih merasa shock dengan perselingkuhan berkali-kali suaminya itu, pergi bersama Asmo meninggalkan suaminya untuk sementara.

Hampir tak ada ketegangan yang hadir karena kemunculan hantu di film ini. Ini tak lepas dari adegan kemunculan hantu yang sudah pernah kita temui di film horor yang lain.

Nuansa drama di film ini lebih kental daripada nuansa horor. Kehidupan rumah tangga Asti lebih banyak dieksploitasi dalam film ini daripada bicara soal susuk. Sedikit memang film horor di Indonesia yang kisah dramanya begitu kental. Ditambah kekocakan para pelawak seperti Yadi Sembako memang cukup menghibur penonton.

Namun ada hal yang sebenarnya cukup menonjol di film ini, yaitu adegan seks dan adegan syur lainnya. Seperti kebanyakan film horor yang menonjolkan unsur seksnya, film inipun sepertinya tak mau absen dari unsur itu.

Adegan Rako yang merasa bergairah kembali melihat Asti setelah memakai susuk. Setelah itu mereka melakukan hubungan seksual di kantor Rako. Adegan seks ini dilakukan untuk menggambarkan betapa bergairah lelaki melihat wanita yang memakai susuk.

Adegan ini bisa terbilang lumayan lama. Tapi sebenarnya tanpa harus berlama-lama mengambil adegan inipun penonton sudah tahu jika Asti dan Rako sedang melakukan hubungan seksual.

Pengambilan gambar yang banyak mengeskploitasi keindahan tubuh Asti ditambah desahan Asti lebih mendebarkan ketimbang kemunculan pocong di film ini. Padahal tanpa harus sevulgar itu maksud dari adegan bercinta itu sudah sampai ke penonton.

Ada juga adegan syur yang sebenarnya tidak perlu, yaitu saat Julie hendak berganti pakaian. Julie yang memiliki banyak koleksi pakaian seksi kebingungan memilih pakaian agar ia terlihat menggoda dihadapan Rako.

Saat mengganti pakaian, pengambilan gambar diambil dari belakang. Tampak Julie terlihat hanya memakai celana dalam dan tanpa sehelai benangpun dibagian atas tubuhnya.

Jika maksud dari adegan ini adalah Julie ingin tampil cantik sehingga bingung memilih pakaian, banyak cara untuk menyampaikan hal itu. Misalnya, gambar yang diambil adalah hasil dari bergantinya pakaian Julie, bukan proses mengganti pakaiannya. Atau bahkan adegan ini sama sekali tidak perlu.

Untuk itu bagi anda yang ingin penonton bersama keluarga anda pastikan anak-anak anda tidak ikut menonton film ini. Karena film ini tentu tidak ramah bagi perkembangan anak di bawah umur.

Kemudian satu lagi adalah, bagi anda yang ingin melihat Andi Soraya dan Dewi Perssik kembali benar-benar bermain film bersama, bersiaplah untuk kecewa. Jangankan dialog dalam satu frame, korelasi diantara mereka di film inipun sulit kita kaitkan.

Dewi Perssik muncul diakhir film bersama Zul yang mendadak kaya raya karena mengambil susuk milik Donna. Kemunculan Dewi Perssik yang dirayu oleh Zul untuk nikah siri sebenarnya adegan yang juga tidak perlu.

Perseteruan Andi Soraya dengan Dewi Perssik di kehidupan nyata mereka nampaknya hendak dikomodifikasi sedemikian rupa untuk menarik perhatian agar orang datang berbondong-bondong menonton film ini.

Jadi diantara kelebihan dan kekurangan film ini andalah yang memutuskan. Toh film ini memang untuk orang dewasa.***

Sutradara : Findo Purwono Hw dan Saptadjie
Pemain : Andi Soraya, Dewi Perssik, Restu Sinaga, Debby Ayu, Angeliq, Yadi Sembako, Andre Taulany.
Produksi : Maxima Pictures

(Syukri Rahmatullah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement