JAKARTA - Aktor senior Patrick Stewart meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan demensia dengan lewy body atau lewy body dementia (LBD). Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga melalui pernyataan yang dirilis pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Bintang film X-Men dan serial Star Trek itu meninggal di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu (28/10/2026). Melansir Independent, juru bicaranya menyebut Stewart menjalani perjalanan singkat bersama kedua penyakit tersebut sebelum mengembuskan napas terakhir.
Kabar kepergian aktor asal Inggris ini turut menyoroti demensia lewy body, salah satu jenis demensia yang memengaruhi kemampuan berpikir, ingatan, perilaku, hingga gerakan tubuh.
Mengutip National Health Service (NHS) Inggris, demensia Lewy body merupakan gangguan otak progresif yang terjadi akibat penumpukan protein abnormal di dalam sel-sel otak. Endapan protein tersebut dikenal sebagai Lewy body dan berkaitan dengan protein bernama alfa-sinuklein.
Penyakit ini termasuk salah satu jenis demensia yang cukup umum. Gejalanya berkembang secara bertahap dan dapat semakin memburuk selama beberapa tahun.
Demensia Lewy body juga memiliki sejumlah kemiripan dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Namun, ketiganya merupakan kondisi yang berbeda. Pada demensia Lewy body, gangguan kemampuan berpikir dapat muncul bersamaan dengan masalah gerakan tubuh, perubahan tingkat kesadaran, dan halusinasi.
Gejala demensia Lewy body bisa berbeda pada setiap orang. NHS mencatat beberapa tanda yang dapat muncul, antara lain: