KASIH sayang seorang ayah seringkali ditunjukkan lewat tindakan nyata dan kerja keras. Namun, jangan sepelekan kekuatan sentuhan fisik sederhana seperti pelukan.
Pelukan hangat dari sosok ayah ternyata menyimpan dampak luar biasa bagi tumbuh kembang, mental, hingga masa depan anak. Karena itu, pelukan ayah tak boleh kendur.
Dokter Spesialis Anak, dr. Ardi Santoso dalam unggahan video di akun Instagramnya mengungkapkan bahwa kebiasaan memeluk anak sejak usia dini memegang peranan krusial dalam mengoptimalkan tumbuh kembang mereka. Hal ini khususnya untuk memicu perkembangan saraf otak.
"Pelukan seorang ayah itu efeknya dahsyat banget. Pelukan seorang ayah kepada anaknya dia bisa membantu stimulasi perkembangan otak si anak kalau sejak kecil kita membiasakan memeluk," ujar dr. Ardi.
Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik dan koordinasi saraf, pelukan rutin dari ayah juga menjadi benteng emosional yang kuat. Rasa aman yang hadir lewat dekapan hangat seorang ayah mampu membentuk karakter anak yang tangguh dan penuh percaya diri saat tumbuh dewasa.
Melalui sentuhan tersebut, anak merasa memiliki sandaran dan dukungan penuh. Mereka pun bisa lebih percaya diri melangkah menghadapi berbagai tantangan hidup di masa depan.
"Dan menanamkan rasa percaya diri, semangat bahwa dia tuh bisa menghadapi kerasnya, beratnya dunia ini ke depan, dia akan selalu nyaman," lanjut dia.