Kendati demikian, Marsha memilih untuk berpasrah dan ikhlas menerima takdir yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Bagi Marsha, apa pun yang direncanakan manusia tak akan melampaui kehendak Sang Pencipta.
"Tapi ya mungkin itu jalan Tuhan. Kita manusia cuman bisa punya rencana aja, tapi tetep rencana Tuhan yang jadi. Jadi, ya mencoba menerima," kata Marsha.
Dukungan dari keluarga besar dan kerabat yang hadir di pemakaman pun menjadi sumber kekuatan bagi Marsha dalam melewati masa-masa sulit ini.
"Makasih support-support dari tulang, tulang, dan nantulang," tutupnya mengapresiasi sanak saudara yang setia mendampingi.
(Djanti Virantika)